Sabtu, 11 Mei 2013

MATA CYLINDRIS (SILINDER)

ASTIGMATISME (Silindris)
Belum banyak orang tahu tentang apa itu Astigmatisme . Astigmatisme disebabkan karena permukaan bola mata tepatnya pada kornea mata yang tidak rata . Sehingga bisa di ibaratkan seperti sendok dimana ada lengkungan yang landai dan lengkungan yang terjal. Dalam segi Optik jika cahaya jatuh pada lengkungan yang landai maka bayangan tercetak terlalu dekat dengan retina sebaliknya pada lengkungan yang terjal bayangan tercetak terlalu jauh dengan retina. Maka terciptalah bayangan ganda atau terpecah menjadi beberapa.Dari gambar tersebut, garis pada arah jam 12 sampai jam satu terlihat jelas atau lebih hitam, dibandingkan garis yang lainnya. Ini menunjukkan bahwa pada sudut  tersebut bayangan tepat jatuh diretina. Sedangkan pada arah jam tiga sampai jam 4 terlihat blur atau tidak fokus, ini menandakan bahwa pada sudut tersebut bayangan tidak jatuh di retina dengan tepat (bisa didepan atau dibelakang retina).
Lebih jelasnya LIHAT gambarnya:

Dari gambar diatas bisa disimpulkan bahwa fungsi lensa cylinder adalah untuk menyatukan bayangan agar menjadi satu bayangan saja dan tepat jatuh  diretina. Dimana sebelum mengenakan lensa cylinder, bayangan jatuh dibeberapa tempat sehingga membentuk obyek gambar yang dilihat terkesan menjadi dobel atau pecah.
Gejala yang timbul penderita sulit menggaris lurus dan sulit membedakan angka bulat (6,8,9,0) pada jarak  jauh dengan jelas.
Nah sudah jelaskan perbedaanya, jadi cylinder tidak menunjukkan tingkat keparahan dari penderita miopia tapi merupakan permasalahan yang berbeda dari mata minus sendiri.  Namun perlu diketahui juga, bahwa tidak menutup kemungkinan, kedua  permasalahan ini berpadu menjadi satu yaitu  Miopi Astigmatisme. Dan kondisi ini banyak terjadi pada mata orang Asia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar